Launching Merk Madu Q-uin: Sinergi, inovasi, dan industri untuk Kesehatan dan Kesejahteraan

Jakarta, 1 Juli 2026 – Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menyelenggarakan kegiatan Launching Program Hilirisasi Riset Madu yang dirangkaikan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama mitra Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) pada Rabu, 1 Juli 2026. Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00–12.00 WIB di Ruang Sidang Utama (RSU) Lantai 2 FST ini bertujuan untuk memperkuat kolaborasi riset antara perguruan tinggi dan industri dalam mendorong hilirisasi hasil penelitian menjadi produk yang bermanfaat bagi masyarakat.

Kegiatan ini dihadiri oleh WADEK II FST UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Dr. Ambran Hartono, M.Si, WADEK III FST Khodijah Khulliyah, M.Si,. Ph.D,  Prof. Dr. La Ode Sumarlin, M.Si selaku ketua peneliti, dan Dr. Mahani, SP., M.Si sebagai narasumber utama, serta dosen dari berbagai fakultas, dan mahasiswa. Acara diawali dengan sambutan Wakil Dekan III, kemudian dilanjutkan dengan launching program hilirisasi riset madu oleh Prof. Dr. La Ode Sumarlin, M.Si. Dalam pemaparannya, beliau memperkenalkan berbagai inovasi hasil riset, di antaranya Prototype Madu Q-UIN, SIMA Q-UIN G1 sebagai sensor pendeteksi madu oplosan, Blockchain Tracer Madu Asli, serta Atlas Komponen Bioaktivitas Madu, sekaligus menyampaikan arah pengembangan program hingga tahun 2027.

Selanjutnya, dilaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Prof. Dr. La Ode Sumarlin, M.Si. dengan Dr. Mahani, SP., M.Si sebagai perwakilan mitra Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI). Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Bapak Mahani, SP., M.Si, mengenai kiat sukses hilirisasi dan komersialisasi hasil riset.

Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan berbagai tantangan dalam komersialisasi hasil riset, strategi membangun kemitraan dengan industri dan digital marketer, pentingnya memilih mitra yang tepat, serta langkah-langkah mengembangkan inovasi dari skala laboratorium hingga menjadi produk komersial yang bernilai ekonomi. Beliau juga membagikan pengalaman kolaborasi bersama CV. Nutrima sebagai contoh implementasi hilirisasi riset melalui sinergi antara peneliti, industri, dan pemasaran digital. Kegiatan diakhiri dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif antara narasumber dan peserta. Kegiatan berlangsung dengan lancar dan mendapat antusiasme tinggi dari seluruh peserta. Melalui kegiatan ini diharapkan kolaborasi antara FST UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dengan dunia usaha dan dunia industri semakin kuat sehingga mampu mempercepat hilirisasi hasil riset, meningkatkan inovasi berbasis sains, serta menghasilkan produk yang bermanfaat bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *